Bagaimana Kita Dapat Mengatasi Stres Mengasuh Anak?

Apakah Anda membesarkan anak-anak sekarang? Apakah Anda pernah mengalami hari-hari ketika Kesehatan bayi Anda begitu stres, Anda bertanya-tanya apakah Anda akan bertahan? Jika salah satu pertanyaan itu benar, saya punya beberapa tips mengasuh anak yang positif untuk Anda. Saya bukan psikolog anak profesional, pekerja sosial, atau memiliki gelar dalam perkembangan anak. Satu-satunya gelar pendidikan parenting yang saya pegang adalah gelar “ibu” saya.

Menikah dengan anak-anak, saya telah membesarkan 3 anak yang sangat berbeda dan individual hingga dewasa. Putri kami adalah jiwa bebas dan seorang seniman. Putra tengah kami adalah seorang Sargent di US Marine Corp. Putra bungsu kami, yang berusia 24 tahun, adalah seorang pengusaha dan pemilik bisnis 6 angka, dan telah bekerja sejak dia berusia 20 tahun. Mereka semua sangat berbeda dan saya bangga dengan masing-masing dari mereka! Apakah masuk akal bahwa setiap anak telah menjadi pengalaman belajar yang unik bagi saya dan suami?

Ketika Anda membesarkan anak-anak, setiap hari adalah pengalaman yang berbeda. Beberapa hari kita benar-benar bisa melatih selera humor kita. Hari-hari lain benar-benar membuat stres. Hadapi saja, anak-anak bukanlah malaikat 100% sepanjang waktu. Atau, setidaknya, milikku tidak. Beberapa hari bisa sedikit mengganggu, kipas angin yang rusak dari pakaian dalam diluncurkan di atas untuk melihat seberapa jauh mereka bisa terbang. Untuk sangat stres, panggilan dari penegak hukum untuk datang menjemput anak Anda. Untuk stres-er sepanjang waktu, mengetahui bahwa anak Anda sangat sakit dan hanya Tuhan dan tim medis yang baik dapat membantu.

Bagaimana kita menghadapi hari-hari yang penuh tekanan ketika kita mengasuh anak, dan menjalani hidup kita sebagai teladan yang pantas untuk berkat-berkat muda kita? Kita, sebagai orang tua harus tetap tenang dan terpusat pada semua badai sebisa mungkin.

Luangkan waktu untuk diri sendiri. Kita tidak bisa terus bangkit dari kerasnya pengasuhan anak jika kita terkuras secara rohani dan emosi. Kita, sebagai orang tua, perlu tetap berada di puncak permainan emosional kita jika kita ingin memelihara kesehatan emosional pada anak-anak kita. Saya tahu beberapa dari Anda memiliki pekerjaan penuh waktu selain menjadi ibu dan ayah penuh waktu. Menghabiskan waktu untuk diri kita sendiri tampaknya kadang-kadang tidak dapat dicapai. Lebih sering daripada tidak, meluangkan waktu untuk diri kita sendiri dipindahkan ke bagian bawah daftar hal yang harus dilakukan, karena kita tampaknya selalu mengubah diri kita sendiri di dunia kita yang sibuk. Tapi, ini adalah tip penting. Anda dapat mencapai waktu yang sangat penting ini dengan mematikan pasangan Anda, tetangga, atau orang tua lain untuk mengawasi anak-anak Anda. Kemudian, lakukan apa yang membuat Anda rileks dan merevitalisasi; mandi busa, mengerjakan hobi, pergi ke taman dan membaca buku.

 

Leave a Comment